Pengumpan:
Tulisan
Komentar

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

Salam Sejahtera kepada rekan -rekan semua Profesi dimanapun berada….

Dalam Kesempatan ini saya ingin berbagi Informasi dan Peluang kepada rekan rekan dalam mewujudkan berbagai Impian yang mungkin sedang anda cari cari selama ini. Dimanapun anda bekerja tentu menginginkan penghasilan yang memadahi guna tercapainya Financial Freedom mungkin dengan berbisnis  salah satu solusinya

Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat ( bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society ) [Huat, T Chwee,1990]

Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert]

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa :

Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Salah satu hal yang sering dibicarakan tentang orang berbisnis  adalah Passive income.  Istilah ini mulai popular di negeri kita sejak tahun 2000an, khususnya ketika Robert T Kiyosaki mengajarkan Cashflow Quadrant melalui bukunya Rich Dad Poor Dad, Cashflow Quadrant dan beberapa buku turunannya.

Sebelumnya tahun 80-90an, kita lebih sering mendengar ajaran tentang profesionalisme, yang digambarkan orang yang bekerja total sehingga menghasilkan karya yang luar biasa.

Orang-orang profesional seringkali digambarkan sebagai sosok yang kesibukannya luar biasa dan mendapat bayaran yang mahal. Maka muncullah artis profesional, atlet profesional, manajer profesional yang mana mereka lebih hebat dari rekan-rekan seprofesinya. Di tahun 90-an, banyak muncul profesional muda bergelar MBA dengan gaji yang sangat menggiurkan.

Kini menjadi pekerja professional bukan lagi menjadi hal yang diidolakan bagi sebagian kalangan. Pasalnya, banyak artis, atlet dan juga pegawai yang bergaji tinggi, ternyata di masa tuanya, bahkan sebelum tua sudah sakit-sakitan akibat kerja keras yang melampaui batas. Lagi pula mereka tak bisa mewariskan keprofesionalannya. Bila ia populer dan mendapat bayaran mahal, itu hanya sementara saja.

Tatkala memasuki masa tua, atau sedang sakit kritis penghasilannya turun drastis, padahal pada saat  sakit atau memasuki masa pensiun tiba justru kebutuhan sedang mengalami peningkatan misalnya untuk membiayai kuliah anak mereka.

Bagaimana caranya kita bisa punya banyak waktu dan Uang  bisa , berwisata berhari-hari tanpa menganggu kinerja perusahaan.

Sedangkan yang kita alami dan kita lihat di sekitar kita adalah pelaku usaha yang harus bekerja siang malam.di tambah dengan kemacetan Ibukota yang luar biasa dahsyatnya sampai sampai kita berangkat harus adu pagi pagi  pulang pun adu malam.

Bagaikan orang Bulan tidak bisa melihat matahari berangkat subuh pulang malam hanya untuk menghindari kemacetan di Ibukota.

TUJUAN DALAM BERBISNIS

Keutamaan berbisnis adalah : “bekerja sekali, namun mendapatkan hasil selamanya”. Ini berlawanan dengan kerja sebagai karyawan, dimana kita mendapat hasil sesuai dengan kerja kita. Hal ini dapat dicapai apabila kita mampu merubah sumber income kita yang semula adalah active income” menuju “passive income“.


PARADIGMA  MENCARI UANG

Paradigma mencari uang di bedakan 2 Pola

POLA PERTAMA

Sebelum memahami active Income Dan Passive Income ada beberapa  kiat cara mencari uang.Dianut 90% di dunia dan 97% di Indonesia hanya memiliki 10% uang yang beredar senantiasa bekerja untuk menghasilkan uang utk mewujudkan rencana masa depan  di indonesia ini menganut Pola ini.

PERTANYAANNYA ?

Apakah Kita bisa menghasilkan uang apabila kita tidak bekerja?  Seandainya bekerja terus menerus perlu berapa lama utk mewujudkan masa depan kita ?

Apakah kita bekerja harus sampai usia 55 tahun ? seperti pegawai negeri atau swasta lainya berikut uang pensiun jika ada ?

Apakah kita bekerja untuk Impian ( Dream )  atau perusahan ? (perlu analisa,diskusi,work shop untuk penjelasan ini).

Robert Kiyosaki dalam bukunya yang pernah saya baca dalam teorinya ( Rich dad poor dad ) ,cashflow Quadrant  memberi Nasehat pada kita semua.Jika anda masih di POLA PERTAMA  sebaiknya anda segera mempersiapkan diri untuk pindah di POLA ke 2 ( cepat atau lambat ), MENGAPA?

1 POLA PERTAMA TIDAK NYAMAN untuk mendapatkan uang anda harus membarter waktu dan tenaga untuk bekerja selama 8 jam atau lebih.Seandainya suatu saat anda tidak mempunyai waktu dan tenaga di karenakan ( sakit,kecelakaan,putus kontrak,PHKdsb ) maka tidak bisa bekerja dan mendapatkan uang

Catatan : Di negara kita menganut sistim Outsourching yang setiap saat kita tidak bisa di pakai karena masa kontrak habis. bagaimana masa depan kita ? apakah harus memulai dari awal lagi di perusahan Outsourching yang baru (apakah kita bekerja untuk Perusahan atau Impian).

2 MEMILIKI PENGASILAN YG LINIER Penghasilan yang di standart ( UMP ) naik gaji rata rata  (0-20%)per/Thn padahal kebutuhan BBM,Listrik,Life Style naik lebih besar dari upah yang kita terima.

Berapakah inflasi / tahun   ?                                                                             Berapah biaya Pendidikan ? kenaikan rata rata 10-20 % / tahun

Akankah kita mempertaruhkan ini bekerja sampai usia 55 tahun?

POLA KE DUA

Dianut sekitar 10 % orang di dunia tetapi mereka menguasai 90 % uang di dunia  MENGAPA ?

Pola ini bekerja membangun aset untuk mengasilkan uang .( Passive Income ) 90% mewujudkan masa depan ( tanpa harus bekerja hingga 55 tahun? dikenal dengan istilah uang  bekerja untuk Kita

MAKSUDNYA

1 Anda bekerja untuk membangun aset katakanlah bekerja 5 tahun saja.asyiknya setelah aset terbentuk dari kerja anda selama 5 tahun walaupun anda tidak bekerja lagi , maka aset anda akan menghasilkan secara terus menerus

2 Potensi penghasilan anda tiada batas ( Unlimited)                                   3 Bisa membeli aset baru lagi jika menginginkan

Informasi ini tidak  akan di berikan diperusahan yang menganut sistim konvensional ( active Income ) Informasi ini hanya di berikan di perusahan yang menganut sistim modern ( passive Income ) atau melalui seminar seminar yang di adakan Institusi tertentu yang berkaitan dengan

The Sixth Foundation of HUMAN Needs

bisa klik disini

Tips :

Lebih baik memulai dari sekarang secara ( part time ) dari pada anda memulai pada saat mulai kesulitan keuangan atau  menjelang pensiun.


DEFINISI ACTIVE INCOME DAN PASIVE INCOME

Active Income :

Anda bekerja untuk uang. Jika Anda tidak bekerja maka Anda tidak mendapatkan uang. Sifat income nya adalah linier atau mengikuti deret aritmatika. Semakin panjang waktu Anda bekerja, maka semakin besar uang yang Anda dapat. Namun income jenis ini terbatas  waktu yang tersedia hanya 24 jam dalam satu hari. sifat kerjanya terikat oleh waktu & tempat

Income jenis ini didapat oleh orang-orang yang berada di kuadran kiri Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki.

Contoh income ini :  gaji atau upah yang diterima pekerja,keuntungan dari berdagang secara konvensional

Passive Income :

Uang bekerja untuk Anda. Anda akan terus mendapatkan uang walau Anda tidak bekerja. Sifat income ini mengikuti deret geometri atau berlipat ganda. Potensi penghasilannya tidak terbatas, karena tidak terikat oleh waktu dan tempat. sifat kerjanya tidak terikat dengan waktu dan tempat ( freedom )

dimiliki oleh orang yang berada di kuadran kanan Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki.

Bagaimana caranya?  untuk dapat “bekerja sekali, namun mendapatkan hasil selamanya” cara terbaik adalah dengan memiliki bisnis seperti yang sedang saya bangun .

Dengan menjadi business owner, maka Anda akan menciptakan cashflow yang banyak dan stabil, apakah Anda terlibat langsung atau tidak, sehingga Anda bisa naik tingkat menjadi investor. Pada tingkat investor ini, Anda dapat melipatgandakan kekayaan dengan cara yang FUNtastic.

Sebagai contoh MC Donald besar bukan karena jualan burger sama ayam, tapi karena jualan bisnis burger dan ayam. Demikian juga dengan Starbuck, Kebab Turki Baba Rafli, Auto Bridal, dan sebagainya. Semua menjadi besar karena menjual bisnis.


Prinsip Prinsip Passive Income

Secara sederhana Passive Income dapat didefinisikan sebagai income yang secara terus menerus atau berulang-ulang mengalir ke rekening atau kantong Anda, bulan demi bulan, tahun demi tahun, tanpa Anda harus melakukan pekerjaan yang juga berulang-ulang untuk menghasilkan income tersebut.

Financial Freedom Society menawarkan 7 prinsip atau kaidah untuk memiliki Passive Income, yaitu:

1.     Duplication
2.     Systemization
3.     Leverage
4.     Discipline
5.     ExponentialGrowth
6.     Leadership
7.     Maintenance

1.      DUPLICATION

Duplikasi merupakan syarat pertama untuk menghasilkan Passive Income. Duplikasi adalah kemampuan untuk meniru atau menjiplak secara persis, sistem atau strategi menghasilkan uang. Dalam hal ini Anda harus terlebih dahulu memiliki kemampuan untuk meniru cara orang lain (dalam hal ini Patner anda Anda) dalam menghasilkan uang, serta kemudahan untuk juga ditiru atau diduplikasi oleh orang lain (dalam hal ini Patner Anda).

Semakin gampang seseorang menduplikasi cara atau strategi Anda dalam menghasilkan uang, semakin besar Passive Income yang akan Anda hasilkan.

Sebaliknya, semakin sulit orang lain meniru Anda, semakin kecil Passive Income Anda. Jangan pernah berniat menjadi “star” dengan segala kemampuan Anda yang sulit ditiru orang lain. Itu sebabnya prinsip ke 6 mengajarkan agar Anda menjadi seorang Leader dan bukan menjadi “jagoan” dimana orang lain tidak dapat menjadi sama seperti Anda.

2.SYSTEMIZATION

Ada banyak sistem yang dapat menghasilkan Passive Income yang telah digunakan perusahaan-perusahaan Network Marketing. Sistem-sistem ini merupakan mesin penghasil uang atau sistem yang standar dalam mendistribusikan income. Sekali ditetapkan sistem tersebut akan memberikan hasil yang sama dengan yang diharapkan. Anda tinggal mempercayainya dan menggunakannya.

3.      LEVERAGE

Sekuat-kuatnya Anda dan sepintar-pintarnya Anda, tetap saja Anda memiliki keterbatasan. Setiap orang memiliki panggilan, talenta serta domain-nya sendiri-sendiri. Mungkin saja Anda memiliki ketiga hal tersebut secara berlebihan, tetap saja hal ini tidak dapat membuat Anda menjadi seorang Superman.

4.      DISCIPLINE

Yang dimaksud dengan disiplin disini yaitu Anda tetap berada di jalur Anda, baik dalam melakukan duplikasi, maupun menggunakan sistem serta me-leverage diri Anda.

Untuk memiliki Passive Income Anda harus berpikir jangka panjang. Passive Income tidak datang dengan sendirinya. Setelah Anda menduplikasi dan melakukan leverage, Anda masih harus terus memeliharanya (lihat prinsip ke 7).

Oleh karena itu Anda tidak boleh memiliki mental cepat kaya, karena mental seperti ini hanya membuat Anda terombang ambing seperti buih di laut dan tidak pernah mendapatkan Passive Income.

Setidaknya jalankanlah bisnis Anda (misalnya Anda bergabung di salah 1  Club Passive Income saya yang sedang saya bangun sekurangnya 1 – 2 tahun. Pasti Anda melihat perbedaan yang besar dibandingkan Anda hanya menjalankannya hanya dalam 3 – 6 bulan saja.

5.      EXPONENTIAL GROWTH

Pertumbuhan secara eksponensial adalah akibat dari prinsip-prinsip terdahulu, yaitu prinsip duplikasi, sistemisasi, leverage dan disiplin. Pertumbuhan ini disebut juga sebagai pertumbuhan secara geometris.

Apabila Anda menempatkan uang Anda sebesar Rp.250.000,- setahun dan mendapat bunga sebesar Rp.2.000,- per bulan, belumlah dapat dikatakan sebagai pertumbuhan yang eksponensial.

6.LEADERSHIP

Seorang Leader adalah seorang pengambil keputusan yang berani serta selalu siap menerima segala risiko atau apa pun akibat dari keputusannya. Seorang Leader selalu ikut aturan main dan berani bayar harga.


Untuk memiliki sikap di atas seorang Leader harus terlebih dahulu memiliki pemikiran dan sikap yang sesuai dengan mimpinya. Misalnya Anda ingin memiliki Passive Income miliaran Rupiah, maka Anda harus terlebih dahulu berpikir serta bersikap seperti seorang Miliarder. (siap merubah Minset)

7.      MAINTENANCE

Tidak ada yang langgeng di dunia ini. Hanya perubahan saja yang tidak berubah. Artinya Anda juga harus terus menyesuaikan diri dengan perubahan di sekitar kita . Anda perlu melakukan pemeliharaan atas diri Anda terlebih dahulu. Anda perlu terus menerus mempelajari hal-hal baru meng up date segala nya

Anda juga perlu mendidik ulang semua Patner anda . Karena Patner anda adalah leverage Anda, maka Anda wajib memperhatikan mereka. Minimal seminggu 1x ( Coaching, Motivation ) sebagai Vitamin nya.

Aturan emas yang mengatakan “Berilah maka Anda akan diberi” juga berlaku untuk prinsip pemeliharaan ini. Apa pun yang Anda berikan kepada Patner Anda akan kembali kepada Anda (dalam bentuk Passive Income) secara berlipat ganda. Dalam hal ini berlaku hukum “tabur tuai.”

Apa yang Anda tabur itulah yang akan Anda tuai.  Masih banyak orang yang telah melakukan berbagai kegiatan tanpa mengetahui bahwa untuk kegiatan dimaksud sesungguhnya mereka berhak mendapatkan Passive Income.

Apabila Anda mengajak orang lain untuk juga bergabung di perusahan bersistem Passive Income , yaitu dengan jalan menerapkan semua prinsip di atas, maka Anda bukan saja bisa menjadi seorang Miliarder, tetapi juga memiliki kebebasan finansial. ( Have Time Have Money )


BAGAIMANA MENDAPATKAN PASSIVE INCOME

Pertama, dari warisan yang sangat banyak. Bila anda mendapat warisan yang sangat banyak, maka anda tinggal membeli saham perusahaan yang bagus dan deposito, kelak anda tidak usah banyak bekerja, tiap bulan mendapatkan penghasilan yang mampu menghidupi anda.

Kedua, dari royalti atas karya anda. Bila anda menulis buku yang laku di pasaran, atau masuk dapur rekaman, anda akan mendapatkan hak royalti atas penjualan buku, kaset atau CD yang terjual.

Ketiga, bila anda bekerja keras dan berkontribusi kepada bangsa, anda bisa mendapatkan penghargaan seumur hidup. Misalnya veteran perang.

Keempat, dari sistem bisnis yang anda beli. Misalkan anda punya duit dan membeli franchise sebuah perusahaan, maka anda mendapat penghasilan tanpa harus kerja keras.( cukup Modal Besar )

Kelima, dari sistem bisnis yang anda bangun sendiri. Bila anda membangun bisnis dan dapat berkembang pada saat anda tidak terlibat dalam kegiatan operasional, anda sudah sampai pada tahapan “mendapatkan Passive Income”. Pada saat itulah  anda bisa melakukan rekreasi dengan keluarga inilah indahnya di passive income , beda dengan profesi seperti Dokter walau dia sedang liburan tetap saja tidak nyaman karena bisa saja pasienya ada yang membutuhkan pertolongan untuk di lakukan tindakan operasi .

Untuk anda yang sudah punya bisnis yang ingin membuat bisnis menjadi sumber passive income ada beberapa cara

Pertama,

tanamkan dalam pikiran anda bahwa lebih baik mendapatkan penghasilan sedikit tapi bisnisnya dikerjakan orang lain daripada mendapatkan banyak tapi bisnisnya harus dikerjakan sendiri. Dengan pola pikir seperti ini, anda akan berusaha menyusun standar operasional perusahaan dan terus memperbaikinya.

Anda akan berkonsentrasi untuk menyusun insentif, standar pelayanan pelanggan, standar penanganan komplain, sistem rekrutmen Patner  dan berbagai standar lain yang akan membuat anda tidak perlu terlibat langsung dalam operasional bisnis anda.

Dengan pola pikir ini pula, anda bisa berkonsentrasi menduplikasikan bisnis anda dengan membuka cabang baru, menjual dengan sistem francshise, bagi hasil dan lain-lain.

Dari satu outlet, penghasilan anda mungkin sedikit tapi karena bisa didelegasikan ke orang lain, maka anda dengan mudah bisa memiliki puluhan outlet. Sebaliknya jika anda mengerjakan sendiri, hasil satu outlet lebih banyak, namun tidak bisa membuat outlet baru.

Kedua

selalu menyisihkan sebagian penghasilan bisnis anda, untuk membeli asset yang menghasilkan atau membuat asset baru. Asset di sini harus berupa sesuatu yang menghasilkan.

Kalau anda punya mobil, dalam definisi ini  kalau mobil yang dipakai sendiri itu bukanlah asset, tapi kalau mobil untuk usaha rental mobil, itu termasuk asset. Nah, bila bisnis anda bisa diduplikasikan,

Gunakanlah uang hasil bisnis anda untuk membuat duplikasi yakni membuat cabang baru/aset baru . Ini adalah cara “hemat pangkal kaya” yang benar. Kalau anda berhemat tapi uangnya hanya ditabung di bank, percayalah anda perlu waktu puluhan tahun untuk mendapatkan income yang sama dengan penghasilan saat ini.

Ketiga

Penghasilan dari asset digunakan untuk mengembangkan bisnis atau membuat bisnis baru. Demikian seterusnya, maka anda berpeluang memiliki passive income yang terus membesar.


Menurut Robert T. Kiyosaki, ada 3 sistem bisnis

yang bekerja menggunakan aset atau bekerja membangun aset yaitu :

Perusahaan Bersistem (Konglomerasi);

Contohnya PT, CV atau perusahaan-perusahaan yang dibangun dengan modal yang sangat besar bisa miliaran bahkan triliunan ada pegawainya, ada manajemennya resikonya besar karena anda harus menggaji pegawai, mengurus manajemennya dan membutuhkan keahlian yang spesifik.. tidak semua orang bisa membangun perusahaan seperti ini.

Bisnis Waralaba (Franchise);

Contohnya KFC, A&W;Starbuck.Care four  dll di sini anda hanya membeli lisensi bisnisnya dan anda bisa menjalankan usahanya, tapi resikonya juga besar karena anda harus mencari lokasi yang strategis untuk membangun usaha seperti ini dan modalnya juga miliaran.

Waralaba Pribadi (Personal Franchise Pilihan saya )

Ini yang setiap orang bisa melakukannya karena modalnya sangat kecil, resikonya juga kecil. tidak perlu keahlian yang khusus,Tidak Perlu pendidikan yang tinggi , semua profesi bisa melakukan , waktunya fleksibel.

Bangunlah Asset anda sendiri untuk PENGHASILAN PASIF anda dan Network Marketing adalah solusi yang paling tepat buat anda. Franchise merupakan bisnis professional paling professional di dunia

Apabila Anda mengajak orang lain untuk juga bergabung menjadi Passive Income , yaitu dengan jalan menerapkan semua prinsip di atas, maka Anda bukan saja bisa menjadi seorang Miliarder, tetapi juga memiliki kebebasan finansial.



Nah rekan -rekan kerja semua  kemana lagi mempercayakan masa depan anda ? Segeralah bergabung   dari salah satu perusahan sistem  PASSIVE INCOME saya menuju keseksesan anda



OTTO CIPTO

Associate Business Patner

0812 82 076 042  / 0815  956 2138 /  021 91 838 525

 

Bagi anda yang ingin memulai bisnis ( wirausaha ) tidak ada salahnya anda memulanyai ,terlebih anda sudah mengetahui hal yang menguatkan anda untuk memulai bisnis ,tinggal anda  melakukan observasi kira kira apa usaha yang cocok untuk bisnis anda.

Observasi bisa anda lakukan dengan mengikuti event sbb:

Melalui Pameran Bazar  – Melalui seminar- Melalui- Workshop

Tahapan ini tidak mesti anda lakukan semua  yang terpenting di tahap pertama anda sudah memutuskan bisnis apa yang bisa anda jalankan.dalam event ini anda akan mendapatkan pelajaran bermanfaat

Kejadian-kejadian dalam event ini bisa menjadi sumber pembelajaran yang penting bagi kita untuk melangkah lebih serius dalam berbisnis.

Bahkan ada beberapa pengusaha, yang semula adalah karyawan dan ketika mengikuti peserta Pameran sehari terus mendapat keuntungan yang berlipat, barulah terbuka pikiran dan hatinya bahwa menjemput rizqi ternyata lebih mudah lewat perdagangan ( perniagaan )

Semoga Info ini bisa menggugah anda untuk menjadi pengusaha succes di kemudian hari

Selamat mencoba

Otto Cipto                                                                                                                    Associate Businnes Partner

Tips  Sebelum membeli Franchise

Pertanyaan serupa juga sering saya dapatkan di berbagai kesempatan baik melalui seminar atau di beberapa kesempatan pameran franchise di Jakarta para franchisor sering menanyakan hal hal keberadaan perusahan tersebut diantaranya

apakah franchisor ini bisa diandalkan untuk untuk jangka panjang??

Apakah sejarah dan managemen perusahaannya bisa di pertanggungjawabkan??

Munculnya franchise & business opportunity (BO) baru tentu menjadi peluang bisnis baik di media elektronik maupun di seminar seminar yang sering di adakan bagi saya ini sesuatu yang menarik untuk dijajaki. Namun tetap  ekstra hati-hati dalam memilih franchise & BO tersebut.

Bagi anda yang baru memulainya sebaiknya ikuti saja seminarnya biasanya anda akan bisa menilai komunitas yang hadir disana apakah kalangan pengusaha,investor,professional,karyawan atau akademis  anda akan banyak pengalaman dari  sana

Mengikuti seminarnya dan mulainya banyak bertanya di sela sela coffe break kepada sesama tamu undangan.mintalah kartu namanya jika tidak keberatan untuk konsultasi karena tidak semua orang mengambil keputusan .

Saat ini saya sudah melakukan 8 kontrak   dengan franchisor / Bisnis owner  diantaranya : bergerak di bidang keuangan,kesehatan,property,IT,travel, Crude oil dan automotive pada awal awalnya saya juga menanyakan hal yang sama seperti mereka  setiap  yang saya tanyakan, selalu di jawab, sesuai profil perusahan masing masing dimana ketidakjelasan harus bisa di jawab dengan tuntas.agar dalam perjalanan bisnis anda mencapai apa yang anda inginkan

yang terpenting perusahan tersebut tidak memaksakan  anda   untuk segera bergabung karena bisa jadi mengecewakan anda di kemudian hari ini  hal banyak saya temukan rekan rekan saya yang bergabung di bisnis sebelumnya sudah mundur di karenakan beberapa sebab

Namun jika anda tidak ada waktu untuk mengikuti Bisnis opportunity yang diadakan saya bisa merokomendasikan perusahan perusahan yang sudah proven yang sudah menciptakan income buat dirinya dan partnernya.karena bisnis merupakan suatu kepercayaan layaknya anda berinvestasi ke institusi keuangan yang anda pilih

Bagi Anda yang tertarik bisnis franchise setidaknya ada beberapa catatan khusus   yang perlu diperhatikan ketika Anda sebelum memutuskan untuk bergabung  Bisnis waralaba tsb yaitu :

1. Apakah usahanya sudah proven / menguntungkan? Berapa lama usiannya? Hal ini sangat penting pasalnya ada beberapa business opportunity yang baru berusia seumur jagung sudah mulai mengembangkan peluang usaha dengan mengatasnamakan franchise.

2. Anda sebaiknya melihat prospek bisnisnya dalam jangka panjang serta melihat dari analisa bisnis yang dipaparkan. Pastikan bisnis yang akan Anda ambil bukan bisnis musiman artinya usaha tersebut terus bisa bertahan dan bertumbuh di masa mendatang. ( the esix foundation of human needs ) ini bisnis awal saya pada bulan November 2006

3. Tanyakan berbagai keunggulan dan uniqeness dari franchise tersebut. Hal ini penting untuk mengantisipasi adanya persaingan dengan bisnis sejenis.

Selamat mencoba


syarat bisnis

Persyaratan  dalam memulai bisnis  bukan ketersedian  dalam bentuk

UANG banyak cara untuk mengatasi bila kekurangan modal untuk memulai bisnis ( usaha ) anda bisa memilih bidang jasa yang relatif tidak membutuhkan banyak uang  sebagai mana saya pada awal memulai bisnis

bakat pengalaman,keahlian,dan usia yang ideal bagi saya yang utama  adalah kemauan anda untuk berubah dari income yang  di patok menjadi  income tanpa batas (unlimited )

Belajar dari berbagai hal ( cd,motivasi sukses,sistem perusahaan bisnis,seminar,workshop maupun leader anda.mereka akan senantiasa membantu untuk tercapainya kesuksesan anda .

Bekerja keras,keberanian  dengan hal yang baru dan sikap tidak mudah menyerah

Gunakan imajinasi dan pikiran untuk memikirkan cara atau strategi memanfaatkan potensi yang ada untuk memulai usaha. Bukankah dengkul juga dikendalikan oleh kekuatan pikiran kita

Jadi bagi yang ingin segera memulai bisnis, gunakan otak, pikiran, dan imajinasi anda. Temukan jalan yang terbaik untuk memulai. Otak adalah modal paling mahal di dunia. Saya yakin orang-orang sukses pasti lebih banyak menggunakan

Rekan rekan yang terhormat,….

memiliki usaha sendiri (bisnis) menjadi impian banyak karyawan karena selama menekuni  bisnis yang saya jalankan saat ini mereka sebagian besar berasal dari mahasiswa dan karyawan.mereka sangat antusias sekali manakala bisnis tersebut sesuai pilihan mereka.

Jika kita sudah memiliki bisnis impian sebelum Kuliah atau menjadi karyawan atau bahkan ketika kita masih remaja, mungkin tidak mungkin menjadi karyawan ,…..

Sayangnya di perguruan tinggi tidak di ajarkan menjadi ( entrepreneur ) wirausaha melaikan kita di rekomendasikan untuk menjadi karyawan yang baik atau boleh di kenal Executice yang sukses ( katanya )

So, mana mungkin mereka mengarahkan kita untuk menjadi ( pengusaha ) sementara mereka sendiri sebagai karyawan apapun  jabatannya baik di sekolah atau di Perguruan tinggi atau perusahaan bahkan di departemen Pendidikan sekalipun mereka tetap karyawan

Jadi pada dasarnya kita lulus di Perguruan Tinggi segera mencari lowongan kerja di perusahan untuk mempraktekan hasil pendidikan yang di perolehnya untuk menjadi seseorang hasil didikan pengajar.

banyak mahasiswa yang menjalankan bisnis sambil kuliah karena mereka punya motivasi yang kuat, “ingin menjadi mandiri”, dan mampu mempunyai penghasilan sendiri untuk membiayai kuliah mereka atau bahkan membantu membiayai pendidikan adik-adik mereka

Beberapa orang tua merelakan satu petak sawah untuk membiayai kuliah anaknya  ada juga yang menjual sapi,perhiasan untuk bisa ikut prosesi wisuda anak semata wayangnya dan  banyak lagi yg dilakukan orang tua kita

Tidak logis kalau tujuan kuliah adalah hanya untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan orang lain. Kuliah seolah seperti sebuah media investasi untuk kemudian akan membuahkan hasil setelahnya karena banyak orang yang terpaksa menerima pekerjaan yang sebenarnya tidak dikehendaki. Lulusan S1 yang terpaksa menerima pekerjaan menjadi driver, misalnya.

Untuk Memulai usaha atau berbisnis sebaiknya dilakukan sejak muda. Masa-masa menjadi mahasiswa merupakan saat yang tepat untuk memulai sekaligus berbisnis. Dengan memulai bisnis selagi muda, kita dapat mempelajari dan mendapatkan pengalaman lebih banyak tentang tips  berbisnis.

Ketika Lulus kuliah mungkin anda sudah tidak perlu lagi bekerja karena sudah menjadi pengusaha       karena  selama masa kuliah  sudah menjalankan bisnis pribadi bersama rekan atau dosen anda.

MEMULAI BISNIS ( How to drive )

Tidak harus dari yang besar, elit,modal besar, diminati oleh orang-orang kaya,kalangan tertentu atau yang belum dikenal banyak orang dll. karena sayapun memulai bisnis pertama ini di awali  tanpa modal sama sekali, setelah menghasilkan        ( profit )  baru exspansi ke bisnis yang lain. Di sinilah uniknya berwira usaha ( entrepreneur )

Bisnis Online maupun Bisnis Offline  bisa anda lakukan hal ini sering disampaikan oleh kebanyakan orang yang akan mulai terjun di dunia bisnis. Karyawan adalah salah satu dari kebanyakan orang yang sering mempertanyakan hal tersebut kepada saya di sela sela jam istirahat pada saat kunjungan di kantor kantor.

 

Banyak orang yang sudah bekerja menjadi karyawan, entah karena jenuh, atau bosan, atau tidak betah, atau karena penghasilan kecil, atau karena kaget mengetahui potensi bisnis, atau karena bisnis sampingannya cukup berhasil, atau karena berantem dengan rekan kerja, atau karena sekedar ikut-ikutan teman, akhirnya resign dari pekerjaan dan menekuni bisnis pribadi

Bukan  rahasia lagi, Karyawan saat ini dibenturkan pada soal Pemecatan,putus kontrak,PHK gaji yang minim ,sistim Outsourching yang tidak bisa menjamin masa depan setiap pegawai  karena setiap 2 tahun harus putus kontrak dan melamar kerja lagi di perusahan lain,serta susahnya mendapatkan pekerjaan lagi Hal inilah yang  harus kita pikirkan demi masa depan anda.

Kita lihat beberapa waktu lalu krisis lalu berdampak di Indonesia diantaranya :

# Panasonic Corp mengurangi pekerja 15.000 dan menutup pabriknya di seluruh dunia.

# NEC perusahan electronik terbesar di jepang telah memPHK 20.000 staffnya krn Krisis

 #  Caterpilar ,renault,Hyundai motor juga mengurangi karyawannya

 # Panasonic Corp lebih berhemat. Dalam rangka perampingan biaya itu, menurut seorang sumber, dalam dua tahun   mendatang, raksasa elektronik asal Jepang ini pun berniat memangkas 40.000 tenaga kerja yang sebagian besar ada di luar negeri.

# Acer Akan Pangkas Pekerjanya Di Cina sekitar 100 orang

# Ericsson PHK 1500 Pegawainya Dikarenakan Pendapatan Merosot 92 Persen

# Bank raksasa HSBC menyatakan akan memberhentikan 25 ribu pegawai sampai 2013 dan menutup operasi di 20 negara untuk menghemat miliaran dolar.

#  Kementerian Perhubungan membenarkan bahwa pemutusan hubungan kerja terhadap 50 persen karyawan PT Mandala Airlines akan memperlancar masuknya investor baru ke maskapai itu. “PHK itu demi efisiensi.

# Peleburan empat BUMN (PT Jamsostek, PT Taspen, PT Asabri, dan PT Askes) menjadi dua Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) baru, dikhawatirkan akan membuat perbankan dan pasar saham collapse. Selain itu, memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

#  Sepekan menjelang Lebaran, sebanyak 100 buruh PT Eurogate, Karangtengah, Kota Sukabumi dipecat secara sepihak oleh manajemen perusahaan.

#  Indosat Benarkan PHK 1.200 Karyawan.

#  PHK Besar-Besar 2011 di Batam – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, awal tahun ini diperkirakan akan ada 3.000 lebih pekerja di Batam yang di-PHK.

Setiap kali terjadi PHK karyawan dan Keluarga yang paling menderita. mereka kehilangan sumber pendapatan untuk membiayai kehidupan mereka.dan untuk mendapatkan pekerjaan baru dalam kondidi tsb sangatlah sulit.

    

  

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA

Salam Sejahtera kepada rekan -rekan semua Profesi dimanapun berada….

Dalam Kesempatan ini saya ingin berbagi Informasi dan Peluang kepada rekan rekan dalam mewujudkan berbagai Impian yang mungkin sedang anda cari cari selama ini. Dimanapun anda bekerja tentu menginginkan penghasilan yang memadahi guna tercapainya Financial Freedom mungkin dengan berbisnis  salah satu solusinya

Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat ( bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society ) [Huat, T Chwee,1990]

Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert]

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa :

Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Salah satu hal yang sering dibicarakan tentang orang berbisnis  adalah Passive income.  Istilah ini mulai popular di negeri kita sejak tahun 2000an, khususnya ketika Robert T Kiyosaki mengajarkan Cashflow Quadrant melalui bukunya Rich Dad Poor Dad, Cashflow Quadrant dan beberapa buku turunannya.

Sebelumnya tahun 80-90an, kita lebih sering mendengar ajaran tentang profesionalisme, yang digambarkan orang yang bekerja total sehingga menghasilkan karya yang luar biasa.

Orang-orang profesional seringkali digambarkan sebagai sosok yang kesibukannya luar biasa dan mendapat bayaran yang mahal. Maka muncullah artis profesional, atlet profesional, manajer profesional yang mana mereka lebih hebat dari rekan-rekan seprofesinya. Di tahun 90-an, banyak muncul profesional muda bergelar MBA dengan gaji yang sangat menggiurkan.

Kini menjadi pekerja professional bukan lagi menjadi hal yang diidolakan bagi sebagian kalangan. Pasalnya, banyak artis, atlet dan juga pegawai yang bergaji tinggi, ternyata di masa tuanya, bahkan sebelum tua sudah sakit-sakitan akibat kerja keras yang melampaui batas. Lagi pula mereka tak bisa mewariskan keprofesionalannya. Bila ia populer dan mendapat bayaran mahal, itu hanya sementara saja.

Tatkala memasuki masa tua, atau sedang sakit kritis penghasilannya turun drastis, padahal pada saat  sakit atau memasuki masa pensiun tiba justru kebutuhan sedang mengalami peningkatan misalnya untuk membiayai kuliah anak mereka.

Bagaimana caranya kita bisa punya banyak waktu dan Uang  bisa , berwisata berhari-hari tanpa menganggu kinerja perusahaan.

Sedangkan yang kita alami dan kita lihat di sekitar kita adalah pelaku usaha yang harus bekerja siang malam.di tambah dengan kemacetan Ibukota yang luar biasa dahsyatnya sampai sampai kita berangkat harus adu pagi pagi  pulang pun adu malam.

Bagaikan orang Bulan tidak bisa melihat matahari berangkat subuh pulang malam hanya untuk menghindari kemacetan di Ibukota.

TUJUAN DALAM BERBISNIS

Keutamaan berbisnis adalah : “bekerja sekali, namun mendapatkan hasil selamanya”. Ini berlawanan dengan kerja sebagai karyawan, dimana kita mendapat hasil sesuai dengan kerja kita. Hal ini dapat dicapai apabila kita mampu merubah sumber income kita yang semula adalah active income” menuju “passive income“.


PARADIGMA  MENCARI UANG

Paradigma mencari uang di bedakan 2 Pola

POLA PERTAMA

Sebelum memahami active Income Dan Passive Income ada beberapa  kiat cara mencari uang.Dianut 90% di dunia dan 97% di Indonesia hanya memiliki 10% uang yang beredar senantiasa bekerja untuk menghasilkan uang utk mewujudkan rencana masa depan  di indonesia ini menganut Pola ini.

PERTANYAANNYA ?

Apakah Kita bisa menghasilkan uang apabila kita tidak bekerja?  Seandainya bekerja terus menerus perlu berapa lama utk mewujudkan masa depan kita ?

Apakah kita bekerja harus sampai usia 55 tahun ? seperti pegawai negeri atau swasta lainya berikut uang pensiun jika ada ?

Apakah kita bekerja untuk Impian ( Dream )  atau perusahan ? (perlu analisa,diskusi,work shop untuk penjelasan ini).

Robert Kiyosaki dalam bukunya yang pernah saya baca dalam teorinya ( Rich dad poor dad ) ,cashflow Quadrant  memberi Nasehat pada kita semua.Jika anda masih di POLA PERTAMA  sebaiknya anda segera mempersiapkan diri untuk pindah di POLA ke 2 ( cepat atau lambat ), MENGAPA?

1 POLA PERTAMA TIDAK NYAMAN untuk mendapatkan uang anda harus membarter waktu dan tenaga untuk bekerja selama 8 jam atau lebih.Seandainya suatu saat anda tidak mempunyai waktu dan tenaga di karenakan ( sakit,kecelakaan,putus kontrak,PHKdsb ) maka tidak bisa bekerja dan mendapatkan uang

Catatan : Di negara kita menganut sistim Outsourching yang setiap saat kita tidak bisa di pakai karena masa kontrak habis. bagaimana masa depan kita ? apakah harus memulai dari awal lagi di perusahan Outsourching yang baru (apakah kita bekerja untuk Perusahan atau Impian).

2 MEMILIKI PENGASILAN YG LINIER Penghasilan yang di standart ( UMP ) naik gaji rata rata  (0-20%)per/Thn padahal kebutuhan BBM,Listrik,Life Style naik lebih besar dari upah yang kita terima.

Berapakah inflasi / tahun   ?                                                                             Berapah biaya Pendidikan ? kenaikan rata rata 10-20 % / tahun

Akankah kita mempertaruhkan ini bekerja sampai usia 55 tahun?

POLA KE DUA

Dianut sekitar 10 % orang di dunia tetapi mereka menguasai 90 % uang di dunia  MENGAPA ?

Pola ini bekerja membangun aset untuk mengasilkan uang .( Passive Income ) 90% mewujudkan masa depan ( tanpa harus bekerja hingga 55 tahun? dikenal dengan istilah uang  bekerja untuk Kita

MAKSUDNYA

1 Anda bekerja untuk membangun aset katakanlah bekerja 5 tahun saja.asyiknya setelah aset terbentuk dari kerja anda selama 5 tahun walaupun anda tidak bekerja lagi , maka aset anda akan menghasilkan secara terus menerus

2 Potensi penghasilan anda tiada batas ( Unlimited)                                   3 Bisa membeli aset baru lagi jika menginginkan

Informasi ini tidak  akan di berikan diperusahan yang menganut sistim konvensional ( active Income ) Informasi ini hanya di berikan di perusahan yang menganut sistim modern ( passive Income ) atau melalui seminar seminar yang di adakan Institusi tertentu yang berkaitan dengan

The Sixth Foundation of HUMAN Needs

bisa klik disini

Tips :

Lebih baik memulai dari sekarang secara ( part time ) dari pada anda memulai pada saat mulai kesulitan keuangan atau  menjelang pensiun.


DEFINISI ACTIVE INCOME DAN PASIVE INCOME

Active Income :

Anda bekerja untuk uang. Jika Anda tidak bekerja maka Anda tidak mendapatkan uang. Sifat income nya adalah linier atau mengikuti deret aritmatika. Semakin panjang waktu Anda bekerja, maka semakin besar uang yang Anda dapat. Namun income jenis ini terbatas  waktu yang tersedia hanya 24 jam dalam satu hari. sifat kerjanya terikat oleh waktu & tempat

Income jenis ini didapat oleh orang-orang yang berada di kuadran kiri Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki.

Contoh income ini :  gaji atau upah yang diterima pekerja,keuntungan dari berdagang secara konvensional

Passive Income :

Uang bekerja untuk Anda. Anda akan terus mendapatkan uang walau Anda tidak bekerja. Sifat income ini mengikuti deret geometri atau berlipat ganda. Potensi penghasilannya tidak terbatas, karena tidak terikat oleh waktu dan tempat. sifat kerjanya tidak terikat dengan waktu dan tempat ( freedom )

dimiliki oleh orang yang berada di kuadran kanan Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki.

Bagaimana caranya?  untuk dapat “bekerja sekali, namun mendapatkan hasil selamanya” cara terbaik adalah dengan memiliki bisnis seperti yang sedang saya bangun .

Dengan menjadi business owner, maka Anda akan menciptakan cashflow yang banyak dan stabil, apakah Anda terlibat langsung atau tidak, sehingga Anda bisa naik tingkat menjadi investor. Pada tingkat investor ini, Anda dapat melipatgandakan kekayaan dengan cara yang FUNtastic.

Sebagai contoh MC Donald besar bukan karena jualan burger sama ayam, tapi karena jualan bisnis burger dan ayam. Demikian juga dengan Starbuck, Kebab Turki Baba Rafli, Auto Bridal, dan sebagainya. Semua menjadi besar karena menjual bisnis.


Prinsip Prinsip Passive Income

Secara sederhana Passive Income dapat didefinisikan sebagai income yang secara terus menerus atau berulang-ulang mengalir ke rekening atau kantong Anda, bulan demi bulan, tahun demi tahun, tanpa Anda harus melakukan pekerjaan yang juga berulang-ulang untuk menghasilkan income tersebut.

Financial Freedom Society menawarkan 7 prinsip atau kaidah untuk memiliki Passive Income, yaitu:

1.     Duplication
2.     Systemization
3.     Leverage
4.     Discipline
5.     ExponentialGrowth
6.     Leadership
7.     Maintenance

1.      DUPLICATION

Duplikasi merupakan syarat pertama untuk menghasilkan Passive Income. Duplikasi adalah kemampuan untuk meniru atau menjiplak secara persis, sistem atau strategi menghasilkan uang. Dalam hal ini Anda harus terlebih dahulu memiliki kemampuan untuk meniru cara orang lain (dalam hal ini Patner anda Anda) dalam menghasilkan uang, serta kemudahan untuk juga ditiru atau diduplikasi oleh orang lain (dalam hal ini Patner Anda).

Semakin gampang seseorang menduplikasi cara atau strategi Anda dalam menghasilkan uang, semakin besar Passive Income yang akan Anda hasilkan.

Sebaliknya, semakin sulit orang lain meniru Anda, semakin kecil Passive Income Anda. Jangan pernah berniat menjadi “star” dengan segala kemampuan Anda yang sulit ditiru orang lain. Itu sebabnya prinsip ke 6 mengajarkan agar Anda menjadi seorang Leader dan bukan menjadi “jagoan” dimana orang lain tidak dapat menjadi sama seperti Anda.

2.SYSTEMIZATION

Ada banyak sistem yang dapat menghasilkan Passive Income yang telah digunakan perusahaan-perusahaan Network Marketing. Sistem-sistem ini merupakan mesin penghasil uang atau sistem yang standar dalam mendistribusikan income. Sekali ditetapkan sistem tersebut akan memberikan hasil yang sama dengan yang diharapkan. Anda tinggal mempercayainya dan menggunakannya.

3.      LEVERAGE

Sekuat-kuatnya Anda dan sepintar-pintarnya Anda, tetap saja Anda memiliki keterbatasan. Setiap orang memiliki panggilan, talenta serta domain-nya sendiri-sendiri. Mungkin saja Anda memiliki ketiga hal tersebut secara berlebihan, tetap saja hal ini tidak dapat membuat Anda menjadi seorang Superman.

4.      DISCIPLINE

Yang dimaksud dengan disiplin disini yaitu Anda tetap berada di jalur Anda, baik dalam melakukan duplikasi, maupun menggunakan sistem serta me-leverage diri Anda.

Untuk memiliki Passive Income Anda harus berpikir jangka panjang. Passive Income tidak datang dengan sendirinya. Setelah Anda menduplikasi dan melakukan leverage, Anda masih harus terus memeliharanya (lihat prinsip ke 7).

Oleh karena itu Anda tidak boleh memiliki mental cepat kaya, karena mental seperti ini hanya membuat Anda terombang ambing seperti buih di laut dan tidak pernah mendapatkan Passive Income.

Setidaknya jalankanlah bisnis Anda (misalnya Anda bergabung di salah 1  Club Passive Income saya yang sedang saya bangun sekurangnya 1 – 2 tahun. Pasti Anda melihat perbedaan yang besar dibandingkan Anda hanya menjalankannya hanya dalam 3 – 6 bulan saja.

5.      EXPONENTIAL GROWTH

Pertumbuhan secara eksponensial adalah akibat dari prinsip-prinsip terdahulu, yaitu prinsip duplikasi, sistemisasi, leverage dan disiplin. Pertumbuhan ini disebut juga sebagai pertumbuhan secara geometris.

Apabila Anda menempatkan uang Anda sebesar Rp.250.000,- setahun dan mendapat bunga sebesar Rp.2.000,- per bulan, belumlah dapat dikatakan sebagai pertumbuhan yang eksponensial.

6.LEADERSHIP

Seorang Leader adalah seorang pengambil keputusan yang berani serta selalu siap menerima segala risiko atau apa pun akibat dari keputusannya. Seorang Leader selalu ikut aturan main dan berani bayar harga.


Untuk memiliki sikap di atas seorang Leader harus terlebih dahulu memiliki pemikiran dan sikap yang sesuai dengan mimpinya. Misalnya Anda ingin memiliki Passive Income miliaran Rupiah, maka Anda harus terlebih dahulu berpikir serta bersikap seperti seorang Miliarder. (siap merubah Minset)

7.      MAINTENANCE

Tidak ada yang langgeng di dunia ini. Hanya perubahan saja yang tidak berubah. Artinya Anda juga harus terus menyesuaikan diri dengan perubahan di sekitar kita . Anda perlu melakukan pemeliharaan atas diri Anda terlebih dahulu. Anda perlu terus menerus mempelajari hal-hal baru meng up date segala nya

Anda juga perlu mendidik ulang semua Patner anda . Karena Patner anda adalah leverage Anda, maka Anda wajib memperhatikan mereka. Minimal seminggu 1x ( Coaching, Motivation ) sebagai Vitamin nya.

Aturan emas yang mengatakan “Berilah maka Anda akan diberi” juga berlaku untuk prinsip pemeliharaan ini. Apa pun yang Anda berikan kepada Patner Anda akan kembali kepada Anda (dalam bentuk Passive Income) secara berlipat ganda. Dalam hal ini berlaku hukum “tabur tuai.”

Apa yang Anda tabur itulah yang akan Anda tuai.  Masih banyak orang yang telah melakukan berbagai kegiatan tanpa mengetahui bahwa untuk kegiatan dimaksud sesungguhnya mereka berhak mendapatkan Passive Income.

Apabila Anda mengajak orang lain untuk juga bergabung di perusahan bersistem Passive Income , yaitu dengan jalan menerapkan semua prinsip di atas, maka Anda bukan saja bisa menjadi seorang Miliarder, tetapi juga memiliki kebebasan finansial. ( Have Time Have Money )


BAGAIMANA MENDAPATKAN PASSIVE INCOME

Pertama, dari warisan yang sangat banyak. Bila anda mendapat warisan yang sangat banyak, maka anda tinggal membeli saham perusahaan yang bagus dan deposito, kelak anda tidak usah banyak bekerja, tiap bulan mendapatkan penghasilan yang mampu menghidupi anda.

Kedua, dari royalti atas karya anda. Bila anda menulis buku yang laku di pasaran, atau masuk dapur rekaman, anda akan mendapatkan hak royalti atas penjualan buku, kaset atau CD yang terjual.

Ketiga, bila anda bekerja keras dan berkontribusi kepada bangsa, anda bisa mendapatkan penghargaan seumur hidup. Misalnya veteran perang.

Keempat, dari sistem bisnis yang anda beli. Misalkan anda punya duit dan membeli franchise sebuah perusahaan, maka anda mendapat penghasilan tanpa harus kerja keras.( cukup Modal Besar )

Kelima, dari sistem bisnis yang anda bangun sendiri. Bila anda membangun bisnis dan dapat berkembang pada saat anda tidak terlibat dalam kegiatan operasional, anda sudah sampai pada tahapan “mendapatkan Passive Income”. Pada saat itulah  anda bisa melakukan rekreasi dengan keluarga inilah indahnya di passive income , beda dengan profesi seperti Dokter walau dia sedang liburan tetap saja tidak nyaman karena bisa saja pasienya ada yang membutuhkan pertolongan untuk di lakukan tindakan operasi .

Untuk anda yang sudah punya bisnis yang ingin membuat bisnis menjadi sumber passive income ada beberapa cara

Pertama,

tanamkan dalam pikiran anda bahwa lebih baik mendapatkan penghasilan sedikit tapi bisnisnya dikerjakan orang lain daripada mendapatkan banyak tapi bisnisnya harus dikerjakan sendiri. Dengan pola pikir seperti ini, anda akan berusaha menyusun standar operasional perusahaan dan terus memperbaikinya.

Anda akan berkonsentrasi untuk menyusun insentif, standar pelayanan pelanggan, standar penanganan komplain, sistem rekrutmen Patner  dan berbagai standar lain yang akan membuat anda tidak perlu terlibat langsung dalam operasional bisnis anda.

Dengan pola pikir ini pula, anda bisa berkonsentrasi menduplikasikan bisnis anda dengan membuka cabang baru, menjual dengan sistem francshise, bagi hasil dan lain-lain.

Dari satu outlet, penghasilan anda mungkin sedikit tapi karena bisa didelegasikan ke orang lain, maka anda dengan mudah bisa memiliki puluhan outlet. Sebaliknya jika anda mengerjakan sendiri, hasil satu outlet lebih banyak, namun tidak bisa membuat outlet baru.

Kedua

selalu menyisihkan sebagian penghasilan bisnis anda, untuk membeli asset yang menghasilkan atau membuat asset baru. Asset di sini harus berupa sesuatu yang menghasilkan.

Kalau anda punya mobil, dalam definisi ini  kalau mobil yang dipakai sendiri itu bukanlah asset, tapi kalau mobil untuk usaha rental mobil, itu termasuk asset. Nah, bila bisnis anda bisa diduplikasikan,

Gunakanlah uang hasil bisnis anda untuk membuat duplikasi yakni membuat cabang baru/aset baru . Ini adalah cara “hemat pangkal kaya” yang benar. Kalau anda berhemat tapi uangnya hanya ditabung di bank, percayalah anda perlu waktu puluhan tahun untuk mendapatkan income yang sama dengan penghasilan saat ini.

Ketiga

Penghasilan dari asset digunakan untuk mengembangkan bisnis atau membuat bisnis baru. Demikian seterusnya, maka anda berpeluang memiliki passive income yang terus membesar.


Menurut Robert T. Kiyosaki, ada 3 sistem bisnis

yang bekerja menggunakan aset atau bekerja membangun aset yaitu :

Perusahaan Bersistem (Konglomerasi);

Contohnya PT, CV atau perusahaan-perusahaan yang dibangun dengan modal yang sangat besar bisa miliaran bahkan triliunan ada pegawainya, ada manajemennya resikonya besar karena anda harus menggaji pegawai, mengurus manajemennya dan membutuhkan keahlian yang spesifik.. tidak semua orang bisa membangun perusahaan seperti ini.

Bisnis Waralaba (Franchise);

 

Contohnya KFC, A&W;Starbuck.Care four  dll di sini anda hanya membeli lisensi bisnisnya dan anda bisa menjalankan usahanya, tapi resikonya juga besar karena anda harus mencari lokasi yang strategis untuk membangun usaha seperti ini dan modalnya juga miliaran.

Waralaba Pribadi (Personal Franchise Pilihan saya )

Ini yang setiap orang bisa melakukannya karena modalnya sangat kecil, resikonya juga kecil. tidak perlu keahlian yang khusus,Tidak Perlu pendidikan yang tinggi , semua profesi bisa melakukan , waktunya fleksibel.

Bangunlah Asset anda sendiri untuk PENGHASILAN PASIF anda dan Network Marketing adalah solusi yang paling tepat buat anda. Franchise merupakan bisnis professional paling professional di dunia

Apabila Anda mengajak orang lain untuk juga bergabung menjadi Passive Income , yaitu dengan jalan menerapkan semua prinsip di atas, maka Anda bukan saja bisa menjadi seorang Miliarder, tetapi juga memiliki kebebasan finansial.



Nah rekan -rekan kerja semua  kemana lagi mempercayakan masa depan anda ? Segeralah bergabung   dari salah satu perusahan sistem  PASSIVE INCOME saya menuju keseksesan anda



OTTO CIPTO

Associate Business Patner

0812 82 076 042  / 0815  956 2138 /  021 91 838 525

See You At The Top

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.