SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA
Salam Sejahtera kepada rekan -rekan semua Profesi dimanapun berada….
Dalam Kesempatan ini saya ingin berbagi Informasi dan Peluang kepada rekan rekan dalam mewujudkan berbagai Impian yang mungkin sedang anda cari cari selama ini. Dimanapun anda bekerja tentu menginginkan penghasilan yang memadahi guna tercapainya Financial Freedom mungkin dengan berbisnis salah satu solusinya
Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat ( bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society ) [Huat, T Chwee,1990]
Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert]
Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa :
Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Salah satu hal yang sering dibicarakan tentang orang berbisnis adalah Passive income. Istilah ini mulai popular di negeri kita sejak tahun 2000an, khususnya ketika Robert T Kiyosaki mengajarkan Cashflow Quadrant melalui bukunya Rich Dad Poor Dad, Cashflow Quadrant dan beberapa buku turunannya.
Sebelumnya tahun 80-90an, kita lebih sering mendengar ajaran tentang profesionalisme, yang digambarkan orang yang bekerja total sehingga menghasilkan karya yang luar biasa.
Orang-orang profesional seringkali digambarkan sebagai sosok yang kesibukannya luar biasa dan mendapat bayaran yang mahal. Maka muncullah artis profesional, atlet profesional, manajer profesional yang mana mereka lebih hebat dari rekan-rekan seprofesinya. Di tahun 90-an, banyak muncul profesional muda bergelar MBA dengan gaji yang sangat menggiurkan.
Kini menjadi pekerja professional bukan lagi menjadi hal yang diidolakan bagi sebagian kalangan. Pasalnya, banyak artis, atlet dan juga pegawai yang bergaji tinggi, ternyata di masa tuanya, bahkan sebelum tua sudah sakit-sakitan akibat kerja keras yang melampaui batas. Lagi pula mereka tak bisa mewariskan keprofesionalannya. Bila ia populer dan mendapat bayaran mahal, itu hanya sementara saja.
Tatkala memasuki masa tua, atau sedang sakit kritis penghasilannya turun drastis, padahal pada saat sakit atau memasuki masa pensiun tiba justru kebutuhan sedang mengalami peningkatan misalnya untuk membiayai kuliah anak mereka.
Bagaimana caranya kita bisa punya banyak waktu dan Uang bisa , berwisata berhari-hari tanpa menganggu kinerja perusahaan.
Sedangkan yang kita alami dan kita lihat di sekitar kita adalah pelaku usaha yang harus bekerja siang malam.di tambah dengan kemacetan Ibukota yang luar biasa dahsyatnya sampai sampai kita berangkat harus adu pagi pagi pulang pun adu malam.
Bagaikan orang Bulan tidak bisa melihat matahari berangkat subuh pulang malam hanya untuk menghindari kemacetan di Ibukota.
TUJUAN DALAM BERBISNIS
Keutamaan berbisnis adalah : “bekerja sekali, namun mendapatkan hasil selamanya”. Ini berlawanan dengan kerja sebagai karyawan, dimana kita mendapat hasil sesuai dengan kerja kita. Hal ini dapat dicapai apabila kita mampu merubah sumber income kita yang semula adalah “active income” menuju “passive income“.
PARADIGMA MENCARI UANG
Paradigma mencari uang di bedakan 2 Pola
POLA PERTAMA
Sebelum memahami active Income Dan Passive Income ada beberapa kiat cara mencari uang.Dianut 90% di dunia dan 97% di Indonesia hanya memiliki 10% uang yang beredar senantiasa bekerja untuk menghasilkan uang utk mewujudkan rencana masa depan di indonesia ini menganut Pola ini.
PERTANYAANNYA ?
Apakah Kita bisa menghasilkan uang apabila kita tidak bekerja? Seandainya bekerja terus menerus perlu berapa lama utk mewujudkan masa depan kita ?
Apakah kita bekerja harus sampai usia 55 tahun ? seperti pegawai negeri atau swasta lainya berikut uang pensiun jika ada ?
Apakah kita bekerja untuk Impian ( Dream ) atau perusahan ? (perlu analisa,diskusi,work shop untuk penjelasan ini).
Robert Kiyosaki dalam bukunya yang pernah saya baca dalam teorinya ( Rich dad poor dad ) ,cashflow Quadrant memberi Nasehat pada kita semua.Jika anda masih di POLA PERTAMA sebaiknya anda segera mempersiapkan diri untuk pindah di POLA ke 2 ( cepat atau lambat ), MENGAPA?
1 POLA PERTAMA TIDAK NYAMAN untuk mendapatkan uang anda harus membarter waktu dan tenaga untuk bekerja selama 8 jam atau lebih.Seandainya suatu saat anda tidak mempunyai waktu dan tenaga di karenakan ( sakit,kecelakaan,putus kontrak,PHKdsb ) maka tidak bisa bekerja dan mendapatkan uang
Catatan : Di negara kita menganut sistim Outsourching yang setiap saat kita tidak bisa di pakai karena masa kontrak habis. bagaimana masa depan kita ? apakah harus memulai dari awal lagi di perusahan Outsourching yang baru (apakah kita bekerja untuk Perusahan atau Impian).
2 MEMILIKI PENGASILAN YG LINIER Penghasilan yang di standart ( UMP ) naik gaji rata rata (0-20%)per/Thn padahal kebutuhan BBM,Listrik,Life Style naik lebih besar dari upah yang kita terima.
Berapakah inflasi / tahun ? Berapah biaya Pendidikan ? kenaikan rata rata 10-20 % / tahun
Akankah kita mempertaruhkan ini bekerja sampai usia 55 tahun?
POLA KE DUA
Dianut sekitar 10 % orang di dunia tetapi mereka menguasai 90 % uang di dunia MENGAPA ?
Pola ini bekerja membangun aset untuk mengasilkan uang .( Passive Income ) 90% mewujudkan masa depan ( tanpa harus bekerja hingga 55 tahun? dikenal dengan istilah uang bekerja untuk Kita
MAKSUDNYA
1 Anda bekerja untuk membangun aset katakanlah bekerja 5 tahun saja.asyiknya setelah aset terbentuk dari kerja anda selama 5 tahun walaupun anda tidak bekerja lagi , maka aset anda akan menghasilkan secara terus menerus
2 Potensi penghasilan anda tiada batas ( Unlimited) 3 Bisa membeli aset baru lagi jika menginginkan
Informasi ini tidak akan di berikan diperusahan yang menganut sistim konvensional ( active Income ) Informasi ini hanya di berikan di perusahan yang menganut sistim modern ( passive Income ) atau melalui seminar seminar yang di adakan Institusi tertentu yang berkaitan dengan
The Sixth Foundation of HUMAN Needs
bisa klik disini
Tips :
Lebih baik memulai dari sekarang secara ( part time ) dari pada anda memulai pada saat mulai kesulitan keuangan atau menjelang pensiun.
DEFINISI ACTIVE INCOME DAN PASIVE INCOME
Active Income :
Anda bekerja untuk uang. Jika Anda tidak bekerja maka Anda tidak mendapatkan uang. Sifat income nya adalah linier atau mengikuti deret aritmatika. Semakin panjang waktu Anda bekerja, maka semakin besar uang yang Anda dapat. Namun income jenis ini terbatas waktu yang tersedia hanya 24 jam dalam satu hari. sifat kerjanya terikat oleh waktu & tempat
Income jenis ini didapat oleh orang-orang yang berada di kuadran kiri Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki.
Contoh income ini : gaji atau upah yang diterima pekerja,keuntungan dari berdagang secara konvensional
Passive Income :
Uang bekerja untuk Anda. Anda akan terus mendapatkan uang walau Anda tidak bekerja. Sifat income ini mengikuti deret geometri atau berlipat ganda. Potensi penghasilannya tidak terbatas, karena tidak terikat oleh waktu dan tempat. sifat kerjanya tidak terikat dengan waktu dan tempat ( freedom )
dimiliki oleh orang yang berada di kuadran kanan Cashflow Quadrant Robert Kiyosaki.
Bagaimana caranya? untuk dapat “bekerja sekali, namun mendapatkan hasil selamanya” cara terbaik adalah dengan memiliki bisnis seperti yang sedang saya bangun .
Dengan menjadi business owner, maka Anda akan menciptakan cashflow yang banyak dan stabil, apakah Anda terlibat langsung atau tidak, sehingga Anda bisa naik tingkat menjadi investor. Pada tingkat investor ini, Anda dapat melipatgandakan kekayaan dengan cara yang FUNtastic.
Sebagai contoh MC Donald besar bukan karena jualan burger sama ayam, tapi karena jualan bisnis burger dan ayam. Demikian juga dengan Starbuck, Kebab Turki Baba Rafli, Auto Bridal, dan sebagainya. Semua menjadi besar karena menjual bisnis.
Prinsip Prinsip Passive Income
Secara sederhana Passive Income dapat didefinisikan sebagai income yang secara terus menerus atau berulang-ulang mengalir ke rekening atau kantong Anda, bulan demi bulan, tahun demi tahun, tanpa Anda harus melakukan pekerjaan yang juga berulang-ulang untuk menghasilkan income tersebut.
Financial Freedom Society menawarkan 7 prinsip atau kaidah untuk memiliki Passive Income, yaitu:
1. Duplication
2. Systemization
3. Leverage
4. Discipline
5. ExponentialGrowth
6. Leadership
7. Maintenance
1. DUPLICATION
Duplikasi merupakan syarat pertama untuk menghasilkan Passive Income. Duplikasi adalah kemampuan untuk meniru atau menjiplak secara persis, sistem atau strategi menghasilkan uang. Dalam hal ini Anda harus terlebih dahulu memiliki kemampuan untuk meniru cara orang lain (dalam hal ini Patner anda Anda) dalam menghasilkan uang, serta kemudahan untuk juga ditiru atau diduplikasi oleh orang lain (dalam hal ini Patner Anda).
Semakin gampang seseorang menduplikasi cara atau strategi Anda dalam menghasilkan uang, semakin besar Passive Income yang akan Anda hasilkan.
Sebaliknya, semakin sulit orang lain meniru Anda, semakin kecil Passive Income Anda. Jangan pernah berniat menjadi “star” dengan segala kemampuan Anda yang sulit ditiru orang lain. Itu sebabnya prinsip ke 6 mengajarkan agar Anda menjadi seorang Leader dan bukan menjadi “jagoan” dimana orang lain tidak dapat menjadi sama seperti Anda.
2.SYSTEMIZATION
Ada banyak sistem yang dapat menghasilkan Passive Income yang telah digunakan perusahaan-perusahaan Network Marketing. Sistem-sistem ini merupakan mesin penghasil uang atau sistem yang standar dalam mendistribusikan income. Sekali ditetapkan sistem tersebut akan memberikan hasil yang sama dengan yang diharapkan. Anda tinggal mempercayainya dan menggunakannya.
3. LEVERAGE
Sekuat-kuatnya Anda dan sepintar-pintarnya Anda, tetap saja Anda memiliki keterbatasan. Setiap orang memiliki panggilan, talenta serta domain-nya sendiri-sendiri. Mungkin saja Anda memiliki ketiga hal tersebut secara berlebihan, tetap saja hal ini tidak dapat membuat Anda menjadi seorang Superman.
4. DISCIPLINE
Yang dimaksud dengan disiplin disini yaitu Anda tetap berada di jalur Anda, baik dalam melakukan duplikasi, maupun menggunakan sistem serta me-leverage diri Anda.
Untuk memiliki Passive Income Anda harus berpikir jangka panjang. Passive Income tidak datang dengan sendirinya. Setelah Anda menduplikasi dan melakukan leverage, Anda masih harus terus memeliharanya (lihat prinsip ke 7).
Oleh karena itu Anda tidak boleh memiliki mental cepat kaya, karena mental seperti ini hanya membuat Anda terombang ambing seperti buih di laut dan tidak pernah mendapatkan Passive Income.
Setidaknya jalankanlah bisnis Anda (misalnya Anda bergabung di salah 1 Club Passive Income saya yang sedang saya bangun sekurangnya 1 – 2 tahun. Pasti Anda melihat perbedaan yang besar dibandingkan Anda hanya menjalankannya hanya dalam 3 – 6 bulan saja.
5. EXPONENTIAL GROWTH
Pertumbuhan secara eksponensial adalah akibat dari prinsip-prinsip terdahulu, yaitu prinsip duplikasi, sistemisasi, leverage dan disiplin. Pertumbuhan ini disebut juga sebagai pertumbuhan secara geometris.
Apabila Anda menempatkan uang Anda sebesar Rp.250.000,- setahun dan mendapat bunga sebesar Rp.2.000,- per bulan, belumlah dapat dikatakan sebagai pertumbuhan yang eksponensial.
6.LEADERSHIP
Seorang Leader adalah seorang pengambil keputusan yang berani serta selalu siap menerima segala risiko atau apa pun akibat dari keputusannya. Seorang Leader selalu ikut aturan main dan berani bayar harga.
Untuk memiliki sikap di atas seorang Leader harus terlebih dahulu memiliki pemikiran dan sikap yang sesuai dengan mimpinya. Misalnya Anda ingin memiliki Passive Income miliaran Rupiah, maka Anda harus terlebih dahulu berpikir serta bersikap seperti seorang Miliarder. (siap merubah Minset)
7. MAINTENANCE
Tidak ada yang langgeng di dunia ini. Hanya perubahan saja yang tidak berubah. Artinya Anda juga harus terus menyesuaikan diri dengan perubahan di sekitar kita . Anda perlu melakukan pemeliharaan atas diri Anda terlebih dahulu. Anda perlu terus menerus mempelajari hal-hal baru meng up date segala nya
Anda juga perlu mendidik ulang semua Patner anda . Karena Patner anda adalah leverage Anda, maka Anda wajib memperhatikan mereka. Minimal seminggu 1x ( Coaching, Motivation ) sebagai Vitamin nya.
Aturan emas yang mengatakan “Berilah maka Anda akan diberi” juga berlaku untuk prinsip pemeliharaan ini. Apa pun yang Anda berikan kepada Patner Anda akan kembali kepada Anda (dalam bentuk Passive Income) secara berlipat ganda. Dalam hal ini berlaku hukum “tabur tuai.”
Apa yang Anda tabur itulah yang akan Anda tuai. Masih banyak orang yang telah melakukan berbagai kegiatan tanpa mengetahui bahwa untuk kegiatan dimaksud sesungguhnya mereka berhak mendapatkan Passive Income.
Apabila Anda mengajak orang lain untuk juga bergabung di perusahan bersistem Passive Income , yaitu dengan jalan menerapkan semua prinsip di atas, maka Anda bukan saja bisa menjadi seorang Miliarder, tetapi juga memiliki kebebasan finansial. ( Have Time Have Money )
BAGAIMANA MENDAPATKAN PASSIVE INCOME
Pertama, dari warisan yang sangat banyak. Bila anda mendapat warisan yang sangat banyak, maka anda tinggal membeli saham perusahaan yang bagus dan deposito, kelak anda tidak usah banyak bekerja, tiap bulan mendapatkan penghasilan yang mampu menghidupi anda.
Kedua, dari royalti atas karya anda. Bila anda menulis buku yang laku di pasaran, atau masuk dapur rekaman, anda akan mendapatkan hak royalti atas penjualan buku, kaset atau CD yang terjual.
Ketiga, bila anda bekerja keras dan berkontribusi kepada bangsa, anda bisa mendapatkan penghargaan seumur hidup. Misalnya veteran perang.
Keempat, dari sistem bisnis yang anda beli. Misalkan anda punya duit dan membeli franchise sebuah perusahaan, maka anda mendapat penghasilan tanpa harus kerja keras.( cukup Modal Besar )
Kelima, dari sistem bisnis yang anda bangun sendiri. Bila anda membangun bisnis dan dapat berkembang pada saat anda tidak terlibat dalam kegiatan operasional, anda sudah sampai pada tahapan “mendapatkan Passive Income”. Pada saat itulah anda bisa melakukan rekreasi dengan keluarga inilah indahnya di passive income , beda dengan profesi seperti Dokter walau dia sedang liburan tetap saja tidak nyaman karena bisa saja pasienya ada yang membutuhkan pertolongan untuk di lakukan tindakan operasi .
Untuk anda yang sudah punya bisnis yang ingin membuat bisnis menjadi sumber passive income ada beberapa cara
Pertama,
tanamkan dalam pikiran anda bahwa lebih baik mendapatkan penghasilan sedikit tapi bisnisnya dikerjakan orang lain daripada mendapatkan banyak tapi bisnisnya harus dikerjakan sendiri. Dengan pola pikir seperti ini, anda akan berusaha menyusun standar operasional perusahaan dan terus memperbaikinya.
Anda akan berkonsentrasi untuk menyusun insentif, standar pelayanan pelanggan, standar penanganan komplain, sistem rekrutmen Patner dan berbagai standar lain yang akan membuat anda tidak perlu terlibat langsung dalam operasional bisnis anda.
Dengan pola pikir ini pula, anda bisa berkonsentrasi menduplikasikan bisnis anda dengan membuka cabang baru, menjual dengan sistem francshise, bagi hasil dan lain-lain.
Dari satu outlet, penghasilan anda mungkin sedikit tapi karena bisa didelegasikan ke orang lain, maka anda dengan mudah bisa memiliki puluhan outlet. Sebaliknya jika anda mengerjakan sendiri, hasil satu outlet lebih banyak, namun tidak bisa membuat outlet baru.
Kedua
selalu menyisihkan sebagian penghasilan bisnis anda, untuk membeli asset yang menghasilkan atau membuat asset baru. Asset di sini harus berupa sesuatu yang menghasilkan.
Kalau anda punya mobil, dalam definisi ini kalau mobil yang dipakai sendiri itu bukanlah asset, tapi kalau mobil untuk usaha rental mobil, itu termasuk asset. Nah, bila bisnis anda bisa diduplikasikan,
Gunakanlah uang hasil bisnis anda untuk membuat duplikasi yakni membuat cabang baru/aset baru . Ini adalah cara “hemat pangkal kaya” yang benar. Kalau anda berhemat tapi uangnya hanya ditabung di bank, percayalah anda perlu waktu puluhan tahun untuk mendapatkan income yang sama dengan penghasilan saat ini.
Ketiga
Penghasilan dari asset digunakan untuk mengembangkan bisnis atau membuat bisnis baru. Demikian seterusnya, maka anda berpeluang memiliki passive income yang terus membesar.
Menurut Robert T. Kiyosaki, ada 3 sistem bisnis
yang bekerja menggunakan aset atau bekerja membangun aset yaitu :
Perusahaan Bersistem (Konglomerasi);
Contohnya PT, CV atau perusahaan-perusahaan yang dibangun dengan modal yang sangat besar bisa miliaran bahkan triliunan ada pegawainya, ada manajemennya resikonya besar karena anda harus menggaji pegawai, mengurus manajemennya dan membutuhkan keahlian yang spesifik.. tidak semua orang bisa membangun perusahaan seperti ini.
Bisnis Waralaba (Franchise);
Contohnya KFC, A&W;Starbuck.Care four dll di sini anda hanya membeli lisensi bisnisnya dan anda bisa menjalankan usahanya, tapi resikonya juga besar karena anda harus mencari lokasi yang strategis untuk membangun usaha seperti ini dan modalnya juga miliaran.
Waralaba Pribadi (Personal Franchise Pilihan saya )
Ini yang setiap orang bisa melakukannya karena modalnya sangat kecil, resikonya juga kecil. tidak perlu keahlian yang khusus,Tidak Perlu pendidikan yang tinggi , semua profesi bisa melakukan , waktunya fleksibel.
Bangunlah Asset anda sendiri untuk PENGHASILAN PASIF anda dan Network Marketing adalah solusi yang paling tepat buat anda. Franchise merupakan bisnis professional paling professional di dunia
Apabila Anda mengajak orang lain untuk juga bergabung menjadi Passive Income , yaitu dengan jalan menerapkan semua prinsip di atas, maka Anda bukan saja bisa menjadi seorang Miliarder, tetapi juga memiliki kebebasan finansial.
Nah rekan -rekan kerja semua kemana lagi mempercayakan masa depan anda ? Segeralah bergabung dari salah satu perusahan sistem PASSIVE INCOME saya menuju keseksesan anda
OTTO CIPTO
Associate Business Patner
0812 82 076 042 / 0815 956 2138 / 021 91 838 525





















